Category Archives: penyakit

Mengenal Infeksi Syngamus Pada Ayam Dan Cara Pencegahannya

Ayampetelur.com – memelihara ayam sudah biasa dilakukan masyarakat indonesia sejak dahulu. Sejak zaman dahulu memang orang indonesia telah terbiasa memelihara ayam di pekarangan rumah. Dulunya orang memelihara ayam hanya untuk sekedar hewan yang nantinya akan diambil telurnya untuk kebutuhan keluarga kalau sudah bertelur. Cara pemeliharaannya pun hanya sekadarnya saja dengan hewan dibiarkan mencari makanan sendiiri di luar kandang atau di alam liar. Sehingga, pertumbuhan ayam tidak bisa dimaksimalkan untuk mencapai target tertentu dan memang tujuan dari pemeliharaan belum sampai untuk memaksimalkan hasil ternak ayam. Namun, kini masyarakat telah mengenal industri peternakan ayam yang mana sudah banyak yang membuktikan peluang usaha yang menjanjikan ini.

Usaha beternak ayam memang menjadi salah satu usaha yang menjanjikan di masa sekarang ini. Hal ini tentu didukung oleh permintaan pasar akan hasil ternak ayam yang banyak dan kadang-kadang memiliki kenaikan yang luar biasa di hari-hari tertentu. Kesadaran masyarakat akan pentingnya mengkonsumsi makanan yang bergizi ternyata berdampak positif bagi para peternak ayam ini. Telah ada banyak peternak ayam yang telah lebih dulu sukses di bidang ini. Dan ketika ditelusuri, ternyata cara untuk meraih kesuksesan tersebut juga tidak mudah. Salah satu penghambat proses peternakan adalah penyakit ayam. Akibat yang disebabkan oleh penyakit ayam ini bisa berdampak kepada peternak apalagi kalau sampai menyebabkan kematian unggas yang tinggi.

Salah satu jenis penyakit yang berpotensi menyerang ayam adalah penyakit yang bernama infeksi syngamus. Penyakit infeksi syngamus ini merupakan salah satu kelompok penyakit ayam yang disebabkan oleh cacing. Termasuk juga salah satu penyakit yang harus dicermati oleh peternak karena merupakan penyakit yang terjadi pada bagian dalam tubuh ayam. Penyebab dari terjadinya infeksi syngamus ini adalah syngamus trachea, yang merupakan salah satu jenis cacing yang juga dikenal dengan nama cacing merah dan cacing garpu. Cacing tersebut dapat menyerang unggas lain juga selain ayam yaitu seperti unggas burung kuau, ayam mutiara, burung puyuh, angsa dan kalkun.

Gejala yang disebabkan oleh penyakit ini bisa berbahaya untuk sistem pernapasan ayam. Biasanya ayam akan mengalami kesulitan dalam bernapas sehingga terlihat berusaha keras untuk bernapas dengan mulut terbuka. Hal ini tidak lain disebabkan oleh cacing merah tersebut. Pasalnya, pada kasus yang telah terjadi penyakit ini ditemukan akibat adanya cacing garpu pada beberapa saluran pernapasan seperti trakea, bronki, dan bronkioli. Yang perlu diwaspadai juga adalah bahwa penyakit ini termasuk salah satu penyakit yang mudah menular melalui pakan maupun air minum ayam dan bahan lain yang telah tercemar oleh telur berembrio dan larva infektif.

Ayam yang sudah terkena penyakit ini akan mengalami penurunan produksi yang tidak diinginkan oleh peternak itu sendiri. Oleh karena itu penting bagi peternak untuk melakukan tindakan pengobatan yang tepat pada ayam yang telah terjangkiti penyakit ini. Adapun jenis obat yang telah digunakan untuk mengobati infeksi syngamus trachea ini adalah tiabendazol, levaminol, dan fenbendazol. Sebenarnya selain langkah pengobatan yang dilakukan, langkah pencegahan juga tidak kalah penting untuk dilakukan. Lebih baik mencegah daripada mengobati, sehingga peternak bisa menghemat anggaran untuk pengobatan penyakit tersebut. Nah, langkah pencegahan yang bisa dilakukan adalah dengan memutus siklus hidup cacing penyebab infeksi ini. Selain itu, perlu dibarengi dengan langkah manajemen yang optimal seperti langkah sanitasi dan desinfeksi yang ketat. Nah, bagi anda yang mau order desinmaxx ini, anda bisa order dengan cara klik disini.

Infeksi Ascaridia Dan Cara Pencegahannya Pada Ayam

Ayampetelur.com – ayam merupakan salah satu jenis unggas yang masih banyak ditemukan di beberapa daerah. Namun, di daerah tertentu mungkin ayam sudah menjadi salah satu hewan yang langka. Oleh sebab itu pelestarian unggas penghasil protein ini perlu diupayakan agar kebutuhan pasar akan hasil ternak ayam tetap bisa terpenuhi. Kita tahu bahwa pasar hasil ternak ayam ini merupakan salah satu pasar yang permintaannya terus meningkat mengingat kenaikan jumalh penduduk yang terus meningkat. Selain itu, pada hari-hari tertentu kebutuhan hasil ternak ayam ini juga mengalami peningkatan yang perlu diantisipasi. Oleh karena itu, peternakan ayam ini merupakan salah satu bidang usaha yang memiliki pasar yang menjanjikan.

Banyaknya permintaan pasar akan hasil ternak ayam ini menjadi keuntungan tersendiri bagi para peternak ayam. Karena, peternak menjadi lebih mudah dalam memasarkan hasil ternak ayam yang mereka hasilkan. Apalagi kalau harga hasil ternak ayam yang tinggi, tentu menjadi berkah tersendiri bagi peternak yang memelihara ayam dalam jumlah yang banyak. Hal ini sudah bukan menjadi hal yang asing lagi di lingkungan kita mengingat telah banyak kita temui para peternak yang berhasil memetik kesuksesan yang pantas mereka dapatkan. Namun, ternyata beternak ayam tidak semudah yang kita bayangkan. Para peternak yang telah terbukti sukses pun bukan meraih kesuksesan begitu saja. Ada banyak rintangan yang harus dihadapi termasuk salah satunya adalah mengurusi penyakit ayam yang menjangkiti peternakan. Penyakit ayam tersebut bisa menjadi masalah yang cukup besar apabila tidak segera ditangani dengan benar dan bukan tidak mungkin akan mengakibatkan kerugian bagi peternak itu sendiri.

Biasanya, peternak sudah memiliki acuan pemeliharaan ayam agar tidak terserang berbagai jenis penyakit. Nah, kali ini kita akan membahas mengenai salah satu jenis penyakit ayam yang bernama infeksi ascaridia. Penyakit ini merupakan penyakit yang disebabkan oleh beberapa parasit yaitu ascaridia galli, ascaridia dissimilis, ascaridia numidae, ascaridia columbae, ascaridia compar, ascaridia bonasae. Penyakit ini ternyata juga tidak hanya bsia menyerang ayam saja, tetapi unggas lain seperti kalkun, burung dara, itik dan angsa juga berpotensi terserang penyakit ini.

Pada kebanyakan kasus yang terjadi pada ayam, ascaridia galli (cacing gilig) merupakan parasit yang paling banyak ditemukan. Cacing gilig yang ditemukan pada ayam yand ditenakkan dikhawatirkan bisa mengakibatkan kerugian finansial terhadap peternak. Karena cacing gilig tersebut berpotensi menimbulkan kerusakan yang parah terhadap ayam seperti pendarahan dan bisa menyebabkan kinerja ayam menurun drastis. Selain itu, ayam yang sudah terserang penyakit ini juga bisa mengalami gangguan pada proses pencernaan dan penyerapan nutrien sehingga pertumbuhannya bisa terganggu.

Meskipun akibat yang disebabkan dari penyakit ini cukup besar, namun penyakit ini termasuk penyakit yang bisa diobati dan bisa dicegah agar tidak menyerang ayam yang diternakkan. Nah, untuk jenis obat yang pernah diberikan pada kasus ini adalah piperazin. Pembasmian ascaridia galli diperlukan agar peternak tidak mengalami kerugian yang tidak diinginkan. Disamping langkah pengobatan, juga diperlukan langkah pencegahan terutama pada ayam yang diternakkan secara intensif. Dikarenakan lalat merupakan hewan yang bertindak sebagai vektor mekanik dari telur cacong gilig, maka pencegahan yang bisa dilakukan adalah kombinasi dari pembasmian lalat disertai dengan manajemen kandang yang baik. Langkah sanitasi dan desinfeksi yang tepat tidak boleh dilewatkan. Dan untuk menambah kekebalan tubuh ayam anda bisa menggunakan imunomax. Nah, bagi anda yang mau order imunomax, anda bisa order dengan cara klik disini.