Dibalik Kesuksesan Peternakan Ayam Petelur Dengan Pengganti AGP

Ayampetelur.com – memulai sebuah usaha bukanlah hal mudah yang bisa dilakukan. Banyak orang yang ingin menjadi pengusaha, tetapi tidak semuanya bisa segera memulai dikarenakan banyak faktor yang mempengaruhi bisnis yang akan mereka mulai tersebut. Kita tahu bahwa salah satu tujuan utama dalam memulai bisnis adalah untuk mendapatkan keuntungan. Adapun meskipun terlihat mudah, akan tetapi dalam mengelola bisnis menjadi bisnis yang sukses tentu saja membutuhkan kedisiplinan yang tinggi dari pemilik bisnis itu sendiri. Namun, sebesar apapun tantangan yang harus dihadapi, jika memang memilik tekad yang kuat untuk memulai sebuah bisnis, maka bukan tidak mungkin usaha yang mereka jalankan tersebut bisa meraih kesuksesan seperti yang diharapkan sebelumnya. Salah satu jenis usaha atau bisnis yang telah terbukti bisa menghasilkan keuntungan yang maksimal adalah bisnis peternakan ayam.

Usaha peternakan ayam memang kebanyakan dilakukan di daerah pedesaan. Akan tetapi, bukan berarti usaha tersebut hanya bisa menghasilkan penghasilan pas-pasan bagi pemiliknya. Pasalnya peternakan ayam tersebut telah berhasil menjadi bisnis peternakan dengan komoditas yang tertinggi diantara bisnis peternakan lainnya. Disamping itu, jumlah omset yang berhasil didapatkan dari peternakan ayam tersebut pun juga tidak bisa diremehkan. Telah banyak peternakan ayam yang bisa menghasilkan omset mulai dari jutaan bahkan hingga ratusan juta hanya dari peternakan ayam tersebut saja. Angka tersebut tentu bukanlah angka yang sedikit mengingat dari peternakan ayam tersebut bisa didapatkan omset yang luar biasa.

Memang ada banyak peternak yang sudah merasakan omset yang cukup besar yang dihasilkan oleh peternakan ayam yang mereka jalankan. Tetapi, dibalik kesuksesan para peternak ayam tersebut tentu saja ada faktor yang menjadi kunci kesuksesan para peternak ayam tersebut. Adapun salah satu kunci sukses peternakan ayam di masa itu adalah dikarenakan penggunaan AGP di peternakan ayam yang mereka jalankan tersebut. Kita tahu bahwa dengan menggunakan AGP maka akan didapatkan ayam dengan pertumbuhan yang maksimal. Dengan menjaga petumbuhan ayam tersebut maka akan lebih mudah bagi peternakan ayam untuk menghasilkan hasil ternak ayam dalam jumlah yang banyak. Dengan begitu, maka akan mudah bagi peternak untuk memasarkan hasil ternak ayam dalam jumlah yang banyak dan pada akhirnya bisa dihasilkan omset yang cukup besar tersebut. Namun, sayangnya penggunaan AGP tersebut kini sudah tidak bisa lagi digunakan di peternakan ayam.

Mulai tahun 2018 penggunaan AGP tersebut memang secara resmi dilarang oleh pemerintah. Adapun yang menjadi alasan pelarangan tersebut adalah dikarenakan ditemukannya residu AGP yang masih menempel pada hasil ternak ayam yang dipasarkan ke konsumen. Sehingga, dikhawatirkan hasil ternak ayam tersebut bisa membahayakan kesehatan para konsumen. Sehingga, mau tidak mau para peternak ayam tersebut harus berhenti menggunakan AGP dan beralih ke vitamin lain. Padahal dengan AGP atau antibiotic growth promotor tersebut para peternak sudah bisa memiliki peternakan ayam dengan produktifitas yang maksimal. Produktifitas ayam yang menurun tentu saja menjadi hal yang harus dialami oleh para peternak ayam pasca pelarangan penggunaan AGP tersebut.

Untuk bisa mengembalikan kesuksesan yang pernah diraih oleh para peternak ayam, maka dibutuhkan terobosan baru yang memang bisa menjadi solusi bagi para peternak setelah pelarangan penggunaan AGP tersebut. Adapun salah satu solusi yang kini banyak ditawarkan adalah dengan menggunakan pengganti AGP. Dengan menggunakan AGP tersebut diharapkan para peternak bisa kembali memiliki peternakan ayam dengan produktifitas yang maksimal sehingga bisa menghasilkan omset yang maksimal pula. Adapun salah satu pengganti AGP yang bisa digunakan adalah vitamax petelur. Nah, bagi anda yang mau order vitamax petelur, anda bisa order dengan cara klik disini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *