Pentingnya Pengganti AGP Pada Peternakan Ayam Petelur

Ayampetelur.com – sebelum menjadi bisnis yang besar, peternakan ayam dulunya hanyalah sebagai salah satu hobi masyarakat terutama di pedesaan. Kita tahu bahwa nenek moyang kita dulunya memang dikenal memelihara ayam hanya untuk mengisi pekarangan rumah atau untuk menghhabiskan sisa-sisa makanan rumah saja. Sebagai imbalannya, nanti ayam tersebut akan dimanfaatkan hasil ternaknya sebagai menu olahan keluarga. Sebagai permisalan, kalau ayam yang diternakkan tersebut berhasil bertelur maka telur tersebut lah yang akan diolah menjadi menu masakan untuk keluarga. Sehingga, dalam prakteknya masyrakat yang beternak ayam tersebut tidak menanam ayam dalam jumlah yang banyak dan sekedar untuk mencukupi kebutuhan keluarga saja.

Namun, saat ini peternakan ayam telah berkembang pesat dan tidak bisa dipungkiri telah menjadi usaha peternakan dengan komoditas yang cukup tinggi. Sudah banyak yang membuktikan bahwa usaha atau bisnis peternakan ayam tersebut merupakan bisnis atau bidang usaha yang menjanjikan. Sehingga dengan berbagai kemudahannya, orang yang terjun di dunia peternakan ayam ini bisa mendapatkan kesuksesan yang luar biasa. Tidak hanya itu, bahkan kesuksesan yang didapatkan oleh para peternak tersebut bisa mencapai omset jutaan bahkan ratusan juta. Sehingga wajar saja kalau saat ini banyak juga generasi muda yang mulai tertarik untuk megikuti jejak pendahulunya tersebut untuk menggeluti usaha peternakan ayam ini.

Sebenarnya boleh saja bagi para generasi muda tersebut untuk mengikuti jejak para peternak pendahulu dalam menggeluti usaha peternakan ayam tersebut. Karena benar saja kalau bisnis peternakan ayam merupakan bisnis yang menjanjikan. Adapun kesuksesan para peternak ayam tersebut bukannya tanpa alasan. Hal ini dikarenakan bisnis peternakan ayam merupakan bisnis yang penuh kemudahan baik dalam hal pemasaran hasil ternak maupun untuk perawatan unggas. Salah satu kunci sukses dalam perawatan unggas ayam adalah dengan penggunaan AGP dalam peternakan ayam. AGP tersebut lah yang menjadi kunci pertumbuhan ayam yang cepat dan lancar sehingga memudahkan peternak dalam menghasilkan hasil ternak yang melimpah untuk memenuhi kebutuhan.

Namun, penggunaan AGP dalam peternakan ayam tersebut sudah tidak boleh lagi dilakukan oleh seluruh peternak di indonesia sejak 1 januari 2018, sesuai yang telah disebutkan dalam undang-undang yang telah diatur oleh pemerintah. Hal ini diketahui karena ternyata hasil ternak ayam yang menggunakan AGP tersebut dikawatirkan bisa menyebabkan penyakit bagi konsumen dikarenakan adanya kandungan residu dari AGP tersebut didalam hasil ternak ayam yang dipasarkan tersebut. Sehingga mau tidak mau peternak harus menjalankan usaha peternakan ayamnya tersebut dengan tanpa menggunakan AGP lagi dalam menernakkan unggas. Namun, ternyata beternak tanpa AGP tidak semudah yang dibayangkan dikarenakan adanya pengurangan produksi dibandingkan ketika menggunakan AGP.

Pentingnya pengganti AGP pada peternakan ayam petelur ini pun sebenarnya memang bukan lagi hal baru mengingat memag tidak mudah berbisnis ayam tanpa menggunakan AGP. AGP sendiri adalah antibiotic growth promoter yang digunakan untuk membantu ayam agar bisa tumbuh dengan maksimal dengan pemberian pakan yang sedikit-dikitnya. Setelah penggunaan AGP ini dilarang oleh pemerintah, maka penting bagi peternak untuk mencari pengganti AGP yang tepat yang bisa menembalikan kembali performa ayam yang diternakkan di bisnis peternakan ayam yang ia jalankan. Oeh karena itu, bagi anda yang mau menggunakan pengganti AGP anda bisa menggunakan vitamax yang mengandung prebiotik sebagai pengganti AGP. Dengan vitamax tersebut maka ayam yang anda ternakkan dapat memiliki produktifitas yang maksimal. Nah, bagi anda yang mau order vitamax, anda bisa order dengan cara klik disini.

One thought on “Pentingnya Pengganti AGP Pada Peternakan Ayam Petelur”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *