Mengendalikan Tungau Bulu Dan Tungau Kulit Pada Ayam

Ayampetelur.com – siapa sangka usaha peternakan ayam bisa menjadi salah satu jenis usaha yang dicari banyak orang. Usaha peternakan ayam ini sebenarnya harus dilakukan dengan penuh ketelitian dan ketekunan agar bisa mendapatkan hasil yang diinginkan. Bagimana tidak, usaha ini harus dilakukan dengan lahan yang cukup dengan berbagai macam usaha yang dilakukan agar bisa menjaga lingkungan di sekitarnya agar tidak tercemar terutama dari kotoran ayam yang kerap kali menjadi perdebatan. Kita tahu lingkungan peternakan ayam merupakan lingkungan yang tidak disukai bahkan mungkin oleh peternak itu sendiri terutama karena lingkungan tersebut seolah tercemar diakibatkan kotoran unggas dan lain sebagainya. Namun, hal tersebut tidak bisa menghalangi ketertarikan orang akan usaha peternakan ayam ini. Saat ini masih banyak orang yang ingin memiliki usaha peternakan ayam bahkan bagi mereka yang sudah memiliki pekerjaan tetap sekalipun.

Memang benar kalau usaha peternakan ayam mungkin terlihat kumuh atau apalah kata orang, namun dibalik itu orang bisa mendapatkan jutaan bahkan ratusan juta hanya dari usaha beternak ayam ini. Inilah yang menjadi salah satu faktor kuat mengapa banyak orang berbondong-bondong ingin memiliki usaha peternakan ayam ini. Terutama bagi mereka yang saat ini masih bekerja, ada keinginan untuk memiliki setidaknya satu bidang usaha peternakan ayam untuk masa pensiun mereka nanti. Namun, peternak juga harus berani mengambil resiko untuk terjun di dunia peternakan ayam termasuk terhadap perawatan unggas yang kerap kali harus diserang hama secara tiba-tiba.

Ada banyak jenis hama yang bisa menyerang unggas ayam, salah satunya adalah golongan unggas dari jenis tungau bulu dan tungau kulit yang memiliki ukuran yang cukup kecil. Tungau bulu adalah jenis tungau yang biasa ditemukan pada bulu ayam atau bisa juga di dalam pangkal bulu. Ayam yang sudah terinfeksi oleh hama tungu bulu ini dikhawatirkan mengalami gejala yang negatif pada ayam seperti diantaranya adalah terjadi penuruan produksi telur pada ayam petelur. Hal ini tentu tidak baik karena bisa berdampak ekonomis. Selain itu akibat yang disebabkan oleh hama tersebut adalah terjadi gangguan nutrisi pada ayam, dan lesi pada kulit.

Sedangkan untuk tungau kulit ini adalah jenis tungau lain yang juga harus diwaspadai peternak karena dikhawatirkan bisa mengakibatkan kematian pada unggas. Menurut laporan dai para ahli, jenis tungau yang satu ini merupakan salah satu hama yang bisa mengakibatkan pembentukan sisik pada kulit ayam. Dalam proses pembentukan sisik tersebut, awalnya hanya terlihat lesi berbentuk dermatitis yang ditandai dengan sisik halus. Namun akan diikuti dengan adanya pembentukan kudis yang tebal yang berwarna coklat. Pada kasus yang lebih parah, lesi yang dihasilkan juga akan lebih parah. Kasus yang parah tersebut diyakini diakibatkan karena pengaruh dari infeksi campuran terhadap jenis fungi lophophyton gallinae.

Akibat yang disebabkan oleh pengaruh tungau kulit ini biasanya akan mengalami beberapa gejala seperti rasa gatal, badan ayam menjadi kurus, dan kalau sudah parah bisa mengakibatkan kematian. Akibat yang disebabkan oleh jenis tungau ini memang tergolong bisa berakibat fatal. Oleh karena itu tahap pencegahan terhadap hama yang satu ini perlu dilakukan. Adapun langkah pengendalian yang bisa dilakukan tentu saja adalah dengan mengisolasi ayam apabila sudah terserang hama. Sedangkan untuk langkah pencegahan dapat dilakukan dengan memaksimalkan langkah sanitasi atau desinfeksi yang ketat. Langkah tersebut bisa dilakukan dengan menggunakan desinmaxx. Nah, bagi anda yang mau order desinmaxx, anda bisa order dengan cara klik disini.

One thought on “Mengendalikan Tungau Bulu Dan Tungau Kulit Pada Ayam”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *