Penyakit Ayam Kriptosporodiosis Beserta Cara Pencegahannya

Ayampetelur.com – beternak ayam memang salah satu bidang bisnis yang menarik untuk digeluti dan bisa menghasilkan hasil ternak yang menjanjikan. Sudah ada banyak contoh kisah orang yang memulai bisnis ini berakhir dengan kesuksesan meraih keuntungan jutaan bahkan sampai puluhan juta. Ada banyak hal positif yang bisa didapatkan dari hasil peternakan ayam ini. Tidak hanya untuk peternak itu sendiri, akan tetapi karena ilmu yang didapatakan bisa dibagikan ke orang lain yang mau terjun di dunia peternakan, maka orang lain pun ikut mendapatkan manfaatnya. Dan ternyata sebelum sukses menjadi peternak ayam, ada peternak yang harus memulai usahanya tersebut benar-benar mulai dari nol. Dengan segala upaya yang dilakukannya dari nol tersebut, akhirnya diraihlah kesuksesan tersebut dari usaha ternak ayam ini. Kisah tersebut tentu saja bisa menginspirasi para peternak muda agar tidak takut memulai meskipun harus memulai dari nol sekalipun.

Usaha beternak ayam ini tentu saja bukanlah usaha yang bisa dilakukan dengan mulus tanpa adanya suatu halangan sekalipun. Karena terkadang orang yang sukses dalam usaha beternak ayam ini bukanlah orang yang tidak memiliki rintangan melainkan orang yang terus melaju meskipun dihadang dengan berbagai rintangan yang ada didepannya. Sebagai peternak muda yang mau memulai bisnis ini, akan lebih baik kalau sudah dibekali dengan cara-cara untuk menghadapi berbagi rintangan dalam beternak ayam ini. Nah, salah satu rintangan yang harus dihadapi oleh peternak adalah penyakit ayam. Terdapat berbagai penyakit ayam yang perlu diwaspadai agar tidak mengakibatkan kerugian yang tidak dinginkan oleh peternak itu sendiri.

Kali ini kita akan membahas salah satu penyakit ayam yang bernama kriptosporodiosis. Kelompok penyakit ini termasuk kelompok penyakit protozoa yang salah satu akibat fatal dari penyakit ini adalah terjadinya mortalitas pada ayam. Penyakiti ini bisa terjadi pada ayam akant tetapi juga bisa terjadi pada unggas lain seperti kalkun dan burung puyuh. Penyebab penyakit ini berasal dari cryptosporodium baileyi dan cryptosporodium meleagridis. Pada ayam, biasanya penyebab mayoritasnya adalah cryptosporodium baileyi. Adapun organ yang diserang oleh penyakit ini adalah organ pernapasan dan pencernaan pada ayam, sehingga kalau tidak ditindak dengan benar bisa mengakibatkan mortalitas yang tidak diinginkan.

Adapun gejala yang ditimbulkan oleh ayam yang telah terinfeksi adalah sebagai berikut.

  1. terdapat leleran dari mata dan hidung ayam
  2. terjadi pembengkakan rongga hidung, batuk dan bersin
  3. ayam menjadi sesak napas, dan juga ngorok
  4. kalau sudah menyerang organ pencernaan, ditandai dengan adanya diare
  5. ayam menjadi depresi disertai bulunya yang berdiri
  6. terjadi penurunan berat badan pada ayam
  7. ayam bertumpu pada ersendian tarsometatasus
  8. bulu di sekitar kloaka terlihat kotor

Ayam yang sudah terkena infeksi ini harus segera ditangani. Akan tetapi, tindakan pengobatan yang telah dicoba dilakukan ternyata tidak menghasilkan hasil yang memuaskan. Pengobatan yang pernah dilakukan tidak bisa menuntaskan penyakit kriptosporodiosis yang terjadi pada ayam. Oleh karena itu, biasanya ayam yang sudah terkena penyakit ini lebih diarahkan untuk tidak menularkan penyakitnya tersebut ke unggas lain yang masih sehat. Oleh karena itu, langkah pencegahan penyakit ini lebih ditekankan dari pada langkah pengobatan tersebut. Langkah untuk mencegah penyakit ini dapat dilakukan dengan cara pengamanan biologis yang ketat. Untuk mencegah protozoa memasuki kandang dan membawa penyakit, upaya sanitasi atau desinfeksi yang maksimal bisa menghidarkan ayam dari penyakit tersebut. Nah, bagi anda yang mau order desinmaxx untuk langkah desinfeksi tersebut, anda bisa order dengan cara klik disini.

One thought on “Penyakit Ayam Kriptosporodiosis Beserta Cara Pencegahannya”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *