Mencegah Penyakit Sarkosporodiosis Pada Ayam Yang Diternakkan

Ayampetelur.com – penyakit ayam tidak hanya flu burung saja. Kita tahu bahwa saat ini banyak peternak ayam yang diminta untuk waspada terhadap salah satu penyakit ayam yang bernam flu burung ini. Karena penyakit flu burung ini merupakan salah satu virus atau penyakit ayam yang bisa membuat ayam menderita mati mendadak. Hal tersebut tentu saja dapat merugikan peternak apabila jumlah unggas yang mati mendadak adalah dalam jumlah yang banyak. Namun, peran pemerintah dalam mewaspadai virus ini sudah terlihat sehingga para peternak bisa menyiapkan segala sejak dini. Nah, penyakit ayam tentu saja tidak hanya flu burung saja. Ada banyak jenis penyakit ayam lainnya yang perlu diwaspadai yang jika peternak berhasil terhindar dari berbagai penyakit tersebut, keuntungan yang didapat dari peternakannya tersebut jumlahnya bisa sebanding dengan usaha yang dilakukannya.

Salah satu tujuan utama dalam usaha peternakan ayam bukan lain adalah untuk mendapatkan keuntungan secara finansial. Dan untuk bisa meraih tujuan tersebut tentu bukan saja hal yang mudah, mengingat banyaknya jenis penyakit ayam yang bisa menyerang ayam secara tiba-tiba. Namun, suatu hal yang sulit bukan berarti hal tersebut tidak mungkin dilakukan. Kita tahu bahwa telah banyak peternak ayam pendahulu yang telah sukses lebih dulu dalam bidang usaha ternak ayam ini. Apalagi saat ini teknologi penanggulangan penyakit ayam lebih modern dibanding di masa lalu.

Nah, kali ini kita akan membahas mengenai salah satu penyakit ayam yang bernama sarkosporodiosis. Penyakit sarkosporodiosis merupakan salah satu penyakit ayam yang berpotensi menyebabkan kematian, sehingga penting bagi peternak untuk memberikan perhatiannya pada penyakit yang satu ini. Penyakit ini termasuk salah satu penyakit asal protozoa yang tidak hanya bisa terjadi pada ayam saja. Penyakit ini telah ditemukan di berbagai negara termasuk di indonesia dan tidak hanya bisa terjadi pada ayam, tetapi juga bisa terjadi pada reptil, mamalia dan itik terutama itik liar. Kejadian penyakit ini disebabkan oleh protozoa yang tergolong genus sarcocystis dengan famili sarcocystidae, pada ayam khususnya, mayoritas disebabkan oleh sarcocystis horwathi.

Salah satu hal yang perlu diwaspadai dari penyakit ini adalah kemampuannya untuk bisa tertular ke unggas lain. Salah satu perantara umumnya adalah hospes yang hinggap pada pakan yang telah tercemar oleh sporokista. Dan para ahli juga telah meneliti tentang perantara penyakit sarkosporodiosis ini. Ternyata vektor serangga bukanlah perantara infeksi ini karena penyebaran penyakit ini tidak ada hubungannya dengan vektor serangga. Sedangkan bagian tubuh ayam yang terserang penyakit ini adalah pada bagian jaringan otot. Hal ini tersifat dengan adanya pembentukan kista yang memanjang (sarkokista) pada jaringan otot tersebut. Unggas yang sampai mengalami gangguan pernapasan akan berakhir dengan kematian.

Karena berpotensi mengakibatkan kematian, maka penyakit ini perlu diwaspadai oleh para peternak ayam. Namun, pada umunya pengobatan pada penyakit ini jarang dilakukan di lapangan. Ada beberapa obat yang pernah digunakan untuk pengobatan penyakit ini seperti yodida, sulfadimetoksin, amprolium dan obat antimalaria. Tetapi tingkat kebarhasilan pengobatan ini ternyata bervariasi. Oleh sebab itu, langkah pencegaan dianggap lebih optimal untuk dilakukan. Adapun langkah terbaik untuk mencegah penyakit sarkosporodiosis adalah dengan memutus siklup hidup dari sarcocystis sp.. Langkah tersebut dapat dilakukan dengan pengamanan biologis yang ketat seperti langkah untuk menjaga pakan dan air minum dari pencemaran. Tidak lupa langkah sanitasi atau desinfeksi kandang juga perlu dilakukan dengan optimal. Nah, bagi anda yang mau order desinmaxx ini, anda bisa order dengan cara klik disini.

One thought on “Mencegah Penyakit Sarkosporodiosis Pada Ayam Yang Diternakkan”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *