Penyakit Pulorum Dan Cara Pengendaliannya

Ayampetelur.com – berbisnis ayam adalah pilihan yang tepat jika dilihat dari peluang bisnis yang ada. Diantara berbagai jenis ungga yang bisa dibudidayakan atau dibisniskan, tampaknya ayam termasuk yang berada di jalur terdepan. Hal ini tidak lepas karena hasil dari budidaya ayam lah yang paling banyak disukai konsumen hingga saat ini. Baik itu ayam petelur maupun ayam pedaging, semuanya memiliki peluang yang besar untuk dilakukan budidaya. Tetapi, berbicara tentang bisnis ayam tentu saja berbicara tentang profit. Tidak semua bisnis berjalan sesuai rencana, termasuk bisnis ayam ini. Salah satu yang menjadi penghambat bisnis unggas ayam salah satunya adalah penyakit ayam. Kali ini, kita akan membahas tentang salah satu penyakit ayam yang bernama pulorum.

Anda kenal dengan istilah penyakit yang satu ini? Bagi anda yang sudah berpengalaman dalam bisnis unggas ayam tentu tidak asing lagi dengan istilah yang satu ini. Tetapi bagi anda yang masih pemula mungkin masih bertanya-tanya didalam hati. Nah, kalau dengan istilah berak kapur? Mungkin anda lebih mengenal ungkapan yang satu ini. Memang berak kapur adalah nama lain dari penyakit pulorum ini. Penyakit ini dapat menyerang ayam yang anda budidayakan. Sehingga, para peternak diharapkan bisa berhati-hati terhadap penyakit yang bisa menyerang unggas ini. Adapun nama lain dari penyakit pulorum adalah berak kapur, atau ada juga yang menyebutnya dengan sebutan penyakit berak putih. Seperti apakah penyakit yang satu ini? Dan seperti apakah cara pencegahannya?

Penyakit pulorum adalah penyakit yang mematikan yang harus diwaspadai. Sebenarnya tidak hanya ayam saja yang berpotensi terserang penyakit ini. Kebanyakan unggas memiliki potensi yang sama dan bisa terserang penyakit yang satu ini. Unggas lain yang bisa terserang diantaranya adalah kalkun, puyuh, merpati, dan beberapa burung liar lainnya. Itulah mengapa kandang yang baik adalah kandang yang bebas dari berbagai unggas lain seperti yang disebutkan diatas. Karena dikhawatirkan kalau unggas liar tersebut terkena penyakit, bisa saja menular pada ayam yang dipelihara didalam kandang. Tentu saja itu hal yang tidak baik bila terjadi.

Untuk mengenali penyakit ini, kita bisa melihat dari beberapa gejala yang ditimbulkan pada unggas sebagai berikut:

  1. kotoran ayam berwarna putih, itulah mengapa ada yang menyebutnya penyakit berak putih
  2. kadang-kadang kotoran juga berwarna hijau
  3. feses akan menembel di dubur ayam dan berwarna putih
  4. ayam akan tampak meunduk dan sayapnya akan terlihat lemas
  5. jengger ayam mulai berwarna ungu atau keabu-abuan
  6. mata terlihat layu dan sering menutup
  7. terjadi kelumpuhan pada kaki ayam

Yang lebih tidak disukai dari penyakit ini adalah karena penyakit ini bisa menular ke unggas lain bila dibiarkan. Oleh karena itu, penting bagi para peternak untuk segera melakukan tindakan yang tepat apabila melihat gejala terjadinya gejala penyakit pulorum pada ayam yang dipelihara.

Mencegah lebih baik dari pada mengobati. Oleh karena itu, ada beberapa hal yang bisa dilakukan peternak untuk mencegah terjadi penyakit ganas pada ayam yang mereka pelihara ini. Apa saja langkah pencegahan itu? Yang pertama tentu saja menjaga kebersihan kandang. Kita tahu kalau penyakit ini datang dari bakteri dan bakteri datang dari lingkungan yang kotor. Dengan menjaga kebersihan lingkungan, maka kemungkinan ayam anda akan terhindar dari penyakit yang satu ini. Selanjutnya, jangan biarkan hewan lain masuk ke kandang seperti tikus, kucing atau burung liar. Selain itu, anda bisa memberi obat yang bisa memberi kekebalan lebih terhadap ayam anda seperti imunomax. Nah, bagi anda yang mau order imunomax, anda bisa order sekarang dengan cara klik disini.

One thought on “Penyakit Pulorum Dan Cara Pengendaliannya”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *