Mencegah Penyakit Infeksi Paratifoid Pada Unggas

Ayampetelur.com – seperti manusia, ternyata ayam juga memiliki potensi untuk terkena infeksi atau penyakit. Salah satu infeksi yang menyerang ayam adalah infeksi paratifoid. Apa itu penyakit atau infeksi paratifoid? Bagi para peternak ayam infeksi yang menyerang ayam ini merupakan salah satu hal yang harus mereka hindari karena bisa mengakibatkan kematian pada unggas. Sebenarnya penyakit ini tidak hanya bisa terjadi pada ayam yang dipelihara dalam jumlah banyak saja. Bagi sebagian orang yang memelihara ayam rumahan pun sebenarnya ayamnya juga berpotensi terkena penyakit yang satu ini. Sehingga, kadang kita menemukan orang-orang yang menjual ayamnya yang sedang sakit dikarenakan salah satunya adalah penyakit ini. Lalu, seperti apa bentuk infeksi yang menyerang unggas ini?

Penyakit infeksi paratifoid ini adalah salah satu penyakit yang bisa menyerang unggas berupa ayam. Menurut penelitian, penyakit ini bisa terjadi pada ayam karena disebabkan oleh kelompok bakteri salmonella sp., yang tidak termasuk salmonella pullorum dan salmonella gallinarum. Ada sebutan lain yang disematkan pada penyakit ini, penyakit ini juga dikenal dengan nama salmonelosis. Ayam yang diternakkan memiliki potensi bisa terkena penyakit ini jika telah terserang oleh kelompok bakteri diatas. Yang tidak disukainya lagi, penyakit ini bisa menyerang baik itu ayam muda maupun ayam dewasa. Sehingga, penting bagi para peternak untuk mewaspadai penyakit atau infeksi yang satu ini.

Tentu saja penyakit ini sudah pernah dialami oleh sebagian peternak yang terdahulu yang sudah memulai beternak sejak lama. Dan penyakit ini termasuk salah satu penyakit yang perlu diwaspadai dan harus segera ditindak apabila sudah terserang. Karena, penyakit ini memiliki arti ekonomis yang penting bagi para peternak. Kita tahu bahwa salah satu tujuan dari beternak ayam adalah agar mendapatkan profit ekonomis. Nah, penyakit ini menjadi berarti ekonomis yang penting ketika penyakit atau infeksi ini menyerang dan kemudian dapat menyebabkan mortalitas yang tinggi pada unggas muda atau ayam muda. Sehingga, peternak harus pintar-pintar mengantisipasi penyakit yang satu ini, apalagi kalau sudah benar terserang. Adapun beberapa hal yang bisa dilakukan oleh para peternak adalah tindakan untuk sanitasi/desinfeksi, pengobatan, koeksi managjemen dan rehbailitasi kelompok ayam yang sakit.

Ada beberapa hal yang bisa menjadi faktor utama mengapa ayam bisa terserang penyakit ini. Karena bakteri salmonella bisa bersarang pada beberapa benda disekitar ayam yang dipelihara. Dilihat dari unggas yang paling sering terserang penyakit ini, kalkun dan ayam adalah salah satu yang sering terserang. Pada ayam yang dipelihara didalam kandang, bakteri salmonella bisa menyerang melalui beberapa kondisi. Lingkungan kandang yang kurang bersih merupakan salah satunya. Selain itu, bakteri salmonella juga bisa tersebar melalui pakan yang sudah terkontaminasi oleh bakteri. Salah satu penyebab kontaminasi tersebut adalah karena adanya hewan liar yang berkeliaran di kandang dan sekitarnya. Beberapa hewan liar seperti tikus, anjing, dan merpati adalah beberapa hewan yang berpotensi membawa bakteri salmonella pada pakan ayam. Oleh sebab itu, sebisa mungkin kandang harus terbebas dari hewan-hewn liar tersebut.

Setelah mengetahui bahayanya infeksi paratifoid ini, tentu saja para peternak harus tahu bagaimana cara yang tepat untuk mengantisipasi penyakit tersebut. Adapun cara terbaik untuk mengantisipasinya adalah dengan cara mencegah agar ayam terjaga dari bakteri salmonella. Bagaimana caranya? Kita harus bisa melindungi kandang agar bakteri salmonella tersebut tidak bisa masuk ke dalam kandang. Dengan mencegah masuknya bakteri salmonella ke dalam kandang, maka ayam juga akan terbebas dari penyakit infeksi paratifoid. Ayam yang memiliki kekebalan tubuh yang baik juga pasti akan tidak mudah terserang penyakit. Nah, bagi anda yang mau memberi ayam nutrisi kekebalan tubuh, anda bisa order imunomax sekarang dengan cara klik disini.

One thought on “Mencegah Penyakit Infeksi Paratifoid Pada Unggas”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *