Cara Mengatasi Fowl Typhoid Pada Ayam

Ayampetelur.com – kalau ditanya tentang menu apa yang paling disukai anak-anak, tentu kebanyakan akan menjawab daging dan telur ayam. Hal ini sebenarnya baik karena daging dan telur ayam termasuk salah satu makanan yang terkandung dalam menu sehat 4 sehat 5 sempurna. Dengan begitu gizi anak-anak akan terpenuhi setelah memenuhi gizi dari daging dan telur ayam ini. Akan tetapi memenuhi kebutuhan konsumen berupa telur dan daging ayam yang segar bukanlah hal yang mudah. Di jaman yang banyak terjadi perubahan cuaca ini para peternak ayam ditantang dengan berbagai penyakit yang bisa menjangkiti ayam yang mereka pelihara. Salah satu jenis penyakit yang bisa menyerang ayam adalah fowl typhoid.

Apakah anda sudah mengenal penyakit fowl typhoid ini? Mungkin bagi anda yang sudah lama beternak ayam sudah hafal dengan penyakit yang satu ini. Tetapi bagi anda yang masih pemula, mungkin anda masih awam dengan nama penyakit ini. Penyakit ini bernama fowl typhoid yang mana dalam bahasa kita juga bisa disebut dengan penyakit tipus. Rupanya ayam juga bisa mengalami penyakit tipus. Kita tahu bahwa penyakit tipus merupakan salah satu penyakit yang biasa diderita oleh manusia yang disebabkan oleh bakteri salmonella typhi dan umumnya menyebar melalui makanan dan minuman yang telah terkontaminasi. Nah kalau begitu, seperti apa kah penyakit tipus yang terjadi pada ayam? Simak penjelasannya berikut ini.

Pertama-tama, kita akan lihat apa saja gejala-gejala yang ditimbulan dari penyakit tipus ini. Kalau ayam mengalami berbagai gejala yang disebutkan, berarti ayam tersebut mengalami penyakit fowl typhoid dan harus segera ditindaklanjuti oleh peternaknya itu sendiri. Berikut gejala yang bisa terjadi pada ayam yang terkena penyakit tipus:

  1. ayam terlihat letih
  2. bulu ayam akan terlihat tidak rapi (acak-acakan)
  3. sayap ayam akan terkulai lemas
  4. kepala ayam akan merunduk kebawah dan lebih banyak diam
  5. mata ayam terlihat banyak ditutup
  6. suhu tubuh ayam meningkat
  7. warna kotoran ayam kuning

Itulah beberapa gejala yang akan terjadi pada ayam yang sudah terserang oleh penyakit tius ini. Kita sebagai peternak ayam perlu waspada terhadap penyakit yang satu ini karena bisa membahayakan hidup ayam bila dibiarkan begitu saja. Lalu, bagaimana cara pengobatan yang bisa dilakukan?

Untuk mengobati penyakit tipus ini, kita harus mengetahui terlebih dahulu apa yang menjadi penyebab dari penyakit tipus ini. Nah, penyakit ini dikenal disebabkan oleh bakteri salminella gallinarum. Sebenarnya penyakit ini tidak hanya menyerang ayam saja. Unggas lain seperti kalkun, burung maupun itik berpotensi terkena penyakit yang satu ini. Perlu diketahui juga, bahwa bakteri penyebab penyakit ini biasa menyebar ke ayam melalui kotoran ayam yang sudah terkontaminasi. Nah, untuk pengobatannya, anda bisa menggunakan berbagai jenis sulfonamida, nitrofuran, antibiotik dan antibakteri. Sebaiknya ayam yang terkena penyakit ini langsung segera ditindaklanjuti agar tidak mengakibatkan hal yang lebih buruk lagi. Karena jika dibiarkan, dapat mengakibatkan kematian dalam jumlah 30-50% yang tentunya tidak baik untuk bisnis kita.

Sebaiknya, lakukan tindakan pencegahan sebelum ayam yang anda pelihara terjangkiti penyakit ini. Untuk langkah pencegahannya yaitu dengan cara memperbaiki biosecurity. Langkah ini dapat dimulai dengan senantiasa menjaga sanitasi kandang. Disini juga ditekankan agar langkah yang dilakukan adalah dengan senantiasa membersihkan kotoran dari kandang. Hal ini dikarenakan sifat bakteri salmonella gallinarum adalah dapat berada di kotoran yang identik dengan kelembaban. Nah, anda bisa juga memberikan immune kepada ayam agar lebih tahan terhadap serangan bakteri dengan memberi imunomax. Nah, bagi anda yang mau order imunomax bisa order dengan cara klik disini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *