Apa Itu Penyakit Ayam Stafilokokosis Dan Bagaimana Pencegahannya?

Ayampetelur.com – beternak ayam bukan lagi menjadi profesi yang asing bagi masyarakat. Saat ini sudah banyak orang yang tertarik untuk terjun langsung untuk menjadi peternak ayam secara mandiri. Mulai dari karyawan yang mulai bosan dengan rutinitas keseharian sampai para mantan PNS yang rela untuk menginvestasikan uangnya pada usaha peternakan ayam ini. Inilah salah satu sisi yang menarik dari peternakan ayam ini. Kita tahu bahwa para peternak pendahulu telah leibh dahulu menggeluti usaha peternakan ini dan telah leibh dahulu sukses. Sehingga kesuksesan mereka ini bisa menjadi inspirasi bagi para peternak pemula apalagi mereka yang masih muda dan ingin memanfaatkan peluang bisnis ini. Kita tahu juga bahwa saat ini telah banyak digalang berbagai event wirausaha bagi para pemuda.

Banyak kisah sukses peternak ayam yang bisa anda pelajari jika anda masih pemula yang ingin terjun untuk pertama kali di dunis usaha peternakan ayam ini. Beternak ayam bukannya usaha yang bisa diraih kesuksesannya dengan mudah begitu saja. Pasalnya, ada beberapa hal yang bisa menghambat peternakan ini yang apabila dibiarkan bisa mengakibatkan hal-hal yang tidak diinginkan. Ada beberapa hal yang bisa menjadi seorang peternak dalam usahanya itu. Akan tetapi salah satu penghambat yang tidak boleh diremehkan adalah penyakit ayam. Nah, kali ini kita akan membahas mengenai salah satu penyakit ayam yaitu yang bernama penyakit ayam stafilokokosis.

Penyakiti stafilokokosis ini diketahui bisa terjadi pada ayam dan unggas lainnya yang bisa berlangsung akut sampai kronis. Bila digolongkan, penyakit ini termasuk salahs satu penyakit bakterisl. Penyakit ini juga bisa disebut dengan sebutan penyakit infeksi staphylococcus. Karena penyakit ini penyakit infeksi, penyakit ini bisa menjadi sebab dari beberapa penyakit lainnya. Adapun beberapa penyakit yang bisa ditimbulkan oleh penyakit ini yaitu penyakit artritis dan tenosonovitis, dermatitis gangrenosa, infeksi yolk sac, bumble foot, spondilitis dan ostemielitis, bursitis sternalis, blefaritis, dan granuloma pada hati, paru dan limpa. Penyakit ini menjadi penyakit yang perlu diwaspadai karena dampaknya yang kurang baik pada ayam yang diternakkan.

Memang benar kalau peternak harus waspada terhadap penyakit ini. Karena, selain memberi dampak buruk bagi ayam, ternyata juga memberi dampak buruk bagi peternak itu sendiri. Karena penyakit ini dapat mengakibatkan dampak ekonomik yang ditandai dengan adanya gangguan pertumbuhan, penurunan produksi, dan peningkatan jumlah karkas yang diafkir. Hal ini tentu tidak diingikan oleh para peternak manapun. Nah, untuk mengetahui ayam yang terkena penyakit ini, dapat kita lihat dari beberapa gejala yaitu: ayam mengalami diare encer yang berbau busuk, terjadi pembengkakan pada persendian serta pada ayam petelur akan terjadi penurunan produksi telur. Kalau penyakit ini sudah akut, dapat ditandai dengan adanya kelumpuhan, bursitis sternalis, dan kesakitan saat berjalan, ayam malas bergerak, lamban dan mengalami kekurusan. Untungnya, biasanya mortalitas yang terjadi pada penyakit ini tergolong rendah.

Nah, untuk langkah pengobatan penyakit ini dilakukan dengan pemberian antibiotika. Bagi peternak tentu disarankan untuk dilakukan langkah pencegahan sebelum terjangkiti penyakit ini adapun untuk langkah pencegahan yang bisa dilakukan adalah dengan memperketat manajemen. Kesanggupan peternak dalam menjaga kualitas litter sangat dibutuhkan untuk upaya pencegahan. Sebanding dengan perbaikan manajemen, hal yang tidak boleh dilewatkan adalah sanitasi/desinfeksi yang harus dilakukan dengan optimal. Nah, bagi anda yang mau order desinmax, anda bisa order sekarang dengan cara klik disini.

One thought on “Apa Itu Penyakit Ayam Stafilokokosis Dan Bagaimana Pencegahannya?”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *